Persiapan Pernikahan Islami yang Sederhana Namun Tetap Berkesan

Persiapan Pernikahan Islami - Menikah adalah sunnah dari Nabi SAW. Melakukan segala macam persiapan untuk menyonsong hari berbahagia ini patut dilakukan. Apalagi jika bermaksud menyelenggarakan pernikahan yang Islami, sederhana namun tetap berkesan. Berikut 11 tips persiapan pernikahan Islami, sederhana dan berkesan.

 

1. Ijab Kabul dan Mahar

Prosesi penting dalam pernikahan adalah adanya akad nikah dan mahar. Akad nikah berupa ijab kabul (qabul). Ijab artinya mengemukakan atau menyatakan suatu perkataan. Qabul artinya menerima. Jadi Ijab qabul itu artinya seseorang menyatakan sesuatu kepada lawan bicaranya, kemudian lawan bicaranya menyatakan menerima. Selanjutnya mahar adalah penyerahan mas kawin dari mempelai pria kepada mempelai wanita. Agar pernikahan bisa berjalan dengan sederhana, maka pemberian mahar tidak mempunyai patokan baik nilai maupun jumlahnya. Hendaknya ingat nasihat baginda Rasulullah SAW berikut mengenai mahar (maskawin) pernikahan. "Sebaik-baik mahar adalah yang paling ringan." (HR. Al-Hakim dan Ibnu Majah).

 

2. Komunikasikan dengan Keluarga, Sanak Famili dan Teman
Saat memutuskan ingin melangsungkan acara pernikahan, maka tiada salahnya anda menyampaikan keinginan anda untuk melangsungkan acara pernikahan anda yang sederhana. Ini penting, agar seluruh keluarga, sanak famili, kolega ataupun teman anda tahu keinginan anda. Setelah mereka tahu keinginan anda, maka mereka pasti akan mendukung keputusan anda. Pun, tidak ada salahnya jika anda jujur kepada mereka tentang anggaran pernikahan yang anda miliki. Siapa tahu ada dari anggota keluarga, sanak famili atau teman anda bisa memberikan solusi-solusi lain kepada anda. Entah itu masalah makanan, konsep pernikahan yang sederhana, langganan pembuat undangan yang murah dan berkualitas dan lain sebagainya.

 

3. Minimalisir Tradisi Pernikahan
Usahakan agar adat-adat dalam pernikahan yang tidak sesuai dengan aturan Islam untuk dihilangkan. Apalagi jika menginginkan pernikahan yang Islami, tentu harus dilihat apakah itu sesuai dengan ajaran Islam atau tidak. Komunikasikan dan pahamkan dengan baik keluarga besar anda saat ingin meminimalisir tradisi-tradisi pernikahan yang ada. Jangan lupa, agar saat acara pernikahan dilangsungkan tamu laki-laki dan tamu perempuan harus anda pisah. Tidak boleh terjadi campur baur. Adat pernikahan yang bermacam-macam bisa menyebabkan budget anggaran pernikahan menjadi membengkak.